Selasa, 03 Maret 2015

Mari Minum Air Zam-Zam Sepuasnya Setiap Hari . . .

Anda Pengen Minum Air Zam-Zam Sepuasnya  . . . . ?  Air Zam-Zam semua orang tahu, dari anak SD sampai dengan Orang Tua kenal apa itu Air Zam-Zam.. Air Zam-Zam identik dengan oleh-oleh dari Tanah Suci. Setiap orang pulang Ibadah Haji atau Umroh bisa dipastikan membawa pulang Air Zam-Zam. Dan memang setiap Jamaah Haji atau Umroh mendapat jatah 1 jerigen/botol berisi 5 liter Air zam-Zam dari Pemerintah Arab Saudi untuk dibawa pulang ke Tanah Air masing-masing sebagai oleh-oleh,


Dan biasanya oleh Tuan Rumah yang habis pulang Ibadah Haji atau Umroh, air Zam-Zam dihidangkan sebagai oleh-oleh utama bagi para kerabat dan tamu yang datang ke rumah di samping buah Kurma, Kismis dan Kacang Arab. Dan lazimya air Zam-Zam dihidangkan dalam gelas ukuran sangat kecil untuk bisa dinikmati oleh banyak orang, karena stocknya yang hanya 5 liter.

Air Zam-zam begitu istimewa bagi setiap orang. Sebelum meminumnya bagi yang mengerti akan berdo'a dulu sesuai hajat masing-masing. Bagi yang pinya penyakit air Zam-Zam diusapkan pada bagian tubuh yang sakit. Bagi pelajar ini kesempatan untuk mohon doa kepada ALLAH SWT untuk diberi kemudahan dalam UN misalnya, sebelum meneguk air Zam-Zam, bahkan juga ada yang berdoa mohon dimudahkan jodonya, Jadi air Zam-zam dipercaya bisa menjadi sebagai obat untuk segala penyakit dan mohon hajat dalam berdo'a kepada ALLAH SWT.

Hal ini tidak salah, karena memang ada tuntunan Rasulullah SAW ketika kita mau minum Air Zam-Zam, yaitu disunnahkan untuk membaca do'a terlebih dahulu sbb :

"Allahumma innii as aluka 'ilman naafi'an   wa rizqan waasi'an    wa syifaa an minkulli daain   wa saqamin birahmatika yaa arhamar raahimiin." 

yang artinya :

" Ya ALLAH, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas dan penawar bagi segala penyakit. Dengan RahmatMu, wahai Tuhan yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang".

                                              Source : www.shafiqolbu.wordpress.com

Memang Air Zam-Zam begitu istimewa sehingga setiap orang sealu berharap bisa minum Air Zam-Zam bila ada kesempatan. Sehingga alangkah nikmatnya dan bahagianya jika kita misalnya bisa minum Air Zam-Zam setiap hari. Setiap hari . . . . ??? . Ya . . .  !!! Setiap Hari.

Di Masjidil Haram di Kota Suci Makkah Al-Mukarramah dan di Masjid Nabawi di Kota Suci Madinal Al-Munawwarah, kita bisa menikmati Air Zam-Zam setiap hari sepuasnya, Di kedua Masjid Suci ini jamaah benar-benar dimanjakan dengan hidangan Air Zam-Zam yang berlimpah.

Di Setiap ruang Masjid, dekat lemari mushaf Al-Qur'an, di pembatas shaf, di sudut  ruangan, di koridor bahkan sampai ke teras Masjid tersedia "stasiun" Air Zam-Zam.  Kita tidak perlu berebut dengan ratusan ribu jaamaah yang sedang ada dalam Masjid tersebut. Jumlah stasiunnya sangat banyak dan tidak usah mencari-carinya, karena kemanapun Anda pergi di situ ada stasiun Air Zam-Zam.

Di stasiunnya  Air Zam-Zam dihidangkan dalam suhu dingin dan normal. Di Gentongnya yang besar ada tulisan Arab, khusus untuk yang normal tertulis NOT COLD, dan yang tidak ada tulisannya berarti  Air Zam-Zamnya dingin. Untuk minum tersedia gelas plastik putih sekali pakai. Gelas tersusun rapi mudah mengambilnya, setelah minum dimasukkan kembali dalam tempat yang tersedia dan juga tersusun rapi.

Petugas khusus disiapkan untuk melayani jamaah menikmati Air Zam-Zam ini. Gentong yang sudah kosong langsung diganti dengan gentong baru penuh berisi Air Zam-Zam. Gentong-gentong ini dibawa pakai trolly atau mobil kereta kecil oleh petugasnya. Begitu juga dengan gelas, begitu mau habis langsung ditambah lagi dengan gelas baru yang diambil dari karton yang dipacking, dan gelas yang sudah dipakai dimasukkan dalam keranjang sampah dan dibawa keluar. Petugas Air Zam-zam ini stand-by bergantian 24 jam dalam sehari.

Jamaah tidak hanya minum segelas atau dua gelas Air Zam-Zam, tapi ada juga yang bawa botol kecil atau jerigen untuk diisi Air Zam-Zam. Petugas tidak melarangnya. Jadi setiap habis shalat begitu pulang kita bisa isi seberapa mau botol atau jerigen yang akan diisi Air Zam-Zam. Bagi Jamaah Indonesia biasanya botol yang diisi sendiri dengan Air Zam-Zam ini akan dibawa pulang ke Tanah Air buat tambahan atau perbekalan Air Zam-Zam, maklum jatah cuma dapat 5 liter. Benar-benar puas dan menikmati lezatnya Air Zam-Zam.

Jadi bila kita ingin menikmati Air Zam-Zam sepuasnya setiap hari, datanglah ke Masjidil Haram dan ke Masjid Nabawi dalam rangka Ibadah Haji dan Umroh.


Cikarang, 12 Jumdil Awal 1436 H - 3 Maret 2015

Abuizzat



Zam-zam dihidangkan dingin dan normal (NOT COLD)


Jamaah sedang minum Air Zam-Zam di Masjid Nabawi